kismantoro.com, TEKNOLOGI–Era digitalisasi yang terus berkembang saat ini, sudah tidak bisa dibendung lagi, bahkan hampir seperti makanan pokok saja bagi kehidupan. Awalnya hanya berkutat diperkotaan saja, namun saking kuatnya gempuran dunia maya, daerah pelosok perdesaan-pun tidak bisa lolos dari amukan jagad cyber. Dari urusan penting maupun masalah serius hingga hal sepele ataupun sekedar bercanda ringan, saat ini tak lepas dari dunia maya.

Akibatnya, banyak sekali efek negatif yang muncul disebabkan oleh perkembangan teknologi tersebut. Banyak orang yang bertikai hanya gara-gara kesalahpahaman didunia maya, tak sedikit pula orang-orang tersangkut dengan urusan hukum karena tidak bijak dalam menggunakan media sosial. Sehingga sangat dibutuhkan mental dan cara berfikir yang smart guna menangkap gempuran jagad cyber saat ini.

Salah satu teknik berjualan makanan secara online (foto : admin)

Namun, perkembangan dunia maya saat ini tak bisa dipungkiri banyak menelorkan hal-hal positif, berbagai urusan yang terbantu dan terselesaikan, cukup dengan duduk tenang di rumah. Artinya, kita tidak perlu mondar-mandir mengurus ini dan itu, cukup menggunakan fasilitas yang ada digenggaman tangan dapat terselesaikan, sehingga banyak orang yang menyebut istilah “menguasai dunia cukup dengan genggaman tangan” saja.

Seperti halnya, ketika seseorang membutuhkan perlengkapan atau peralatan, bisa diperoleh cukup dengan belanja online, mau bepergian cukup dengan ojek online, ingin memesan tiket ataupun tempat penginapan juga cukup pesan via online saja. Ataupun sebaliknya, untuk menjual produk dilakukan dengan cara online, memasarkan dagangan baik makanan maupun barang lainnya, hanya dengan online, bahkan menjual barang bekas yang lama dongkrok dirumah juga tak perlu repot-repot, hanya via online saja.

Tabungan baitul mall secara online (foto : admin)

Tetapi untuk bisa melakukan semua itu, dibutuhkan skil dan pengetahuan yang tidak mudah, ada trik dan tips yang harus dikuasai oleh seseorang untuk bisa menjamah dunia online secara lancar, biasa disebut “jangan gaptek”, itu salah satu syarat agar kita bisa ikut meramaikan khasah per-cyber-an.

Selain jangan gaptek, untuk bisa menangkap luncuran teknologi saat ini, seseorang juga dituntut untuk bisa menerima perkembangan atau perubahan terbaru, biasa disebut “harus up to date”, karena dunia digital itu tidak monoton, setiap saat terjadi banyak perubahan, sehingga jika seseorang yang sulit menerima atau mengikuti perkembangan, ia akan ketinggalan dan akan tergerus derasnya kemajuan teknologi.

Salah satu paket makanan dari hasil transaksi secara online (foto : admin)

Selanjutnya, sesuatu yang harus dilakukan agar seseorang bisa bersaing di era cyber saat ini adalah terus belajar dan meningkatkan skil serta meningkatkan ilmu pengetahuan tentang teknologi. Untuk bisa selalu bersaing tentu tidak harus melalui lembaga pendidikan formal maupun berijazah tinggi, karena tidak sedikit mereka yang mampu bertahan dalam kompetisi digitalisasi justru berawal dari belajar secara otodidak.

Ada niat, ada kemauan untuk terus belajar merupakan modal penting, karena meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bisa belajar lewat mana saja, ada kursus, ada bimbingan, ada kelas berbayar dan ada juga kelas gratisan, bahkan belajar pun saat ini juga melalui online dunia cyber. Bagaimana anda saat ini, tergantung seberapa kuat mental dan nyali anda, untuk mampu menghadapi setiap gempuran dan terjangan jagad cyber. Pilhan pada diri anda, segera persiapkan diri anda atau anda akan terlibas. [goen]

Tinggalkan Komentar