kismantoro.com, KISMANTORO–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kismantoro Tahun 2020 untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 diselenggarakan pada hari Selasa (18/2/2020), bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Kismantoro.

Kegiatan yang dipantau langsung oleh Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, dihadiri oleh delegasi utusan dari seluruh Desa/Kelurahan dengan membawa usulan prioritas yang sudah dimusyawarahkan bersama ditingkat bawah. Selain mengundang delegasi musyawarah, dihadirkan juga salah satunya kelompok usaha binaan Kementerian Sosial RI yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUBE) atau Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kecamatan Kismantoro dan Sheltered Workshop Peduli Karya Barokah dari Desa Pucung.

Bupati wonogiri saat mengunjungi stand display produk pkh dan karya difabel di musrenbangcam kismantoro 2020 (foto : agus)

Ada yang sedikit berbeda memang, dalam pelaksanaan pembukaan Musrenbang Kecamatan tahun ini, selain mengundang para pelaku kelompok usaha juga ditampilkan produk-produk andalan hasil usaha kelompok maupun usaha keluarga warga masyarakat. Dari pantauan langsung dilokasi, saat berlangsungnya pembukaan Musrebang, tampak disisi sebelah selatan Pendopo Kecamatan Kismantoro berubah, ada display stand yang tampil indah dan meriah dengan produk-produk unggulannya.

Aneka produk makanan, minuman, kerajinan, ketrampilan ditampilkan oleh KUBE UEP hasil binaan Tim Pendamping Sosial PKH Kismantoro dan Batik Ciprat Karya Barokah (Karya Penyandang Disabilitas Intelektual) dari Desa Pucung, untuk memberikan semangat kepada peserta kegiatan Musrenbang tahun 2020 ini.

Stand display produk pkh dan karya difabel tampil di musrenbangcam kismantoro 2020 (foto : agus)

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat mengunjungi stand, memberikan arahan kepada pelaku usaha agar produk UMKM seperti KUBE dan UEP bisa bersaing di pasar modern. Kemasan (packaging) harus semenarik mungkin, harus selalu mengikuti pasar, misalnya kemasan harus bervariasi ukurannya untuk menarik semua kalangan pembeli. Perijinan-perijinan produk dan usaha juga tidak boleh diabaikan agar bisa bersaing dengan produk-produk modern saat ini.

“Bagus dan terus semangat untuk semua kelompok usaha KUBE dan UEP Kecamatan Kismantoro”, pungkas Bupati dalam menyemangati agar tambah maju.

Ketua kelompok Mekar Sari, Sri Wahyuti, saat dimintai keterangan, sangat berharap produk-produk dari Kismantoro bisa dipasarkan ke seluruh pasar modern di seluruh Wonogiri, seperti Supermarket maupun Minimarket.

“Saya mewakili KUBE dan UEP mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Kismantoro yang sudah memberi kesempatan kepada produk-produk KUBE dan UEP binaan PKH bisa ikut tampil di kantor kecamatan, apalagi bisa bertemu langsung dengan Bapak Bupati”, katanya.

“Harapan saya semoga hal ini bisa meningkatkan semangat seluruh kelompok usaha untuk bisa lebih baik dan lebih maju lagi”, terangnya.

Peserta musrenbangcam kismantoro 2020 yang dihadiri langsung oleh bupati wonogiri (foto : agus)

Sengaja dihadirkan pelaku usaha beserta produknya dari kalangan keluarga ekonomi bawah (miskin) bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat pemberdayaan kepada seluruh peserta Musrenbang, harapannya bisa menginspirasi tentang pentingnya segera merintis usaha.

Merintis usaha bisa dimulai dari setiap keluarga maupun kelompok, disesuaikan ketrampilan, keahlian, potensi alam sekitar. Seluruh potensi alam, ketrampilan potensi diri dan banyaknya waktu luang harus semaksimal mungkin dipergunakan untuk usaha menambah penghasilan.

Mengatasi masalah kemiskinan tidak melulu hanya diberikan bantuan uang saja, tapi harus mulai bisa membantu merubah mindset pola pikir warga masyarakat agar mau berusaha untuk mandiri yaitu dengan dimulai dengan memulai usaha. Apabila hal ini dilakukan di masing-masing keluarga dampaknya akan luar biasa untuk kemajuan di Kismantoro.  Akhirnya bisa mengurai permasalahan kemiskinan di Kismantoro. Go Nyawiji Sesarengan Mbangun Wonogiri. [agus]